Mudik Lebaran Dilarang, Bisnis Rest Area Tol Makin Jeblok

Dimatadunia.com adalah sebuah website yang membagikan sebuah fakta tentang yang ada di belahan dunia,yang selalu memberikan berita terupdate,sebuah jurnal akan membagikan sebuah cerita yang ada di dunia.sebuah jurnal tidak ada update tentang berita kebohongan dunia,tapi sebuah jurnal akan cerita tentang fakta yang ada di dunia.

Dimatadunia.com – Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) mengeluhkan kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah selama masa Lebaran Idul Fitri 1442 H, tepatnya pada 6-17 Mei 2021.

Ketua Umum Aprestindo R Widie Wahyu GP mengatakan, dampak dari aturan larangan mudik tersebut akan makin terasa bagi pengusaha rest area tol pada malam takbiran hingga hari H Lebaran.

“Kalau pemerintah/petugas konsisten melakukan pelarangan mudik, pasti akan lebih turun jauh. Biasanya akan mulai sepi dari mulai H-1 atau malam takbiran,” ujar Widie kepada , Kamis (13/5/2021).

Widie menceritakan, larangan mudik ini telah sangat berdampak terhadap bisnis rest area tol selama bulan Ramadhan ini. Itu akibat turunnya volume lalu lintas jalan tol hingga 90 persen, terutama untuk mobil kecil golongan I.

“Untuk omset penjualan BBM rata-rata rest area turun 80-90 persen. Untungnya masih ketolong ada truk yang jalan,” sebut dia.

Namun yang sangat memprihatinkan, ia menambahkan, untuk tenant-tenant brand lokal, nasional, internasional, hingga UMKM di rest area tol secara rata-rata pendapatannya bisa turun sampai 95 persen.

“Bahkan bisa dibilang sama sekali tidak ada penjualan. Hal ini cukup memperberat usaha mereka, karena biasanya tahun-tahun sebelum pandemi para tenant bisa mendapatkan tambahan penjualan dari kebaikan traffic orang mudik,” urainya.

Adapun pendapatan pengusaha rest area semakin jebol lantaran mereka tetap harus membayar gaji dan tunjangan hari raya (THR) para karyawannya secara penuh.

“Kami juga para pengusaha rest area tetap menyiapkan fasilitas rest area seperti biasa, tanpa ada yang dikurangi. Semoga dengan ikhtiar ini pandemi cepat berlalu,” pungkas Widie.