DPR Minta Perusahaan Tak Ingkar Bayar THR

Dimatadunia.com adalah sebuah website yang membagikan sebuah fakta tentang yang ada di belahan dunia,yang selalu memberikan berita terupdate,sebuah jurnal akan membagikan sebuah cerita yang ada di dunia.sebuah jurnal tidak ada update tentang berita kebohongan dunia,tapi sebuah jurnal akan cerita tentang fakta yang ada di dunia.

Dimatadunia.com – Perusahaan tidak boleh ingkar akan kewajibanya  untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar.

Menurutnya, para pegawai di tengah kondisi perekonomian yang serba susah saat ini sangat menggantungkan diri dari pencairan THR. Politisi yang akrab disapa Gus Ami ini menyarankan agar perusahaan bisa membicarakan secara baik-baik dengan para pegawainya sehingga ada pemahaman antara perusahaan dan pegawai.

“Adanya THR bisa sangat membantu pemenuhan kebutuhan pegawai menjelang Lebaran,” ujar Gus Ami, di Jakarta, Kamis (13/5/2021).

Pimpinan DPR RI Korkesra itu mengingatkan perusahaan untuk memperlakukan pegawai sebagai aset perusahaan. “Maka jangan sampai perusahaan sebenarnya mampu membayar, tapi pura-pura tidak mampu. Bila pegawai merasa senang dan nyaman maka pasti kinerjanya juga akan semangat sehingga perusahaan maju,” tegas eks-Menakertrans ini.

Sebelumnya diberitakan, menjelang pelaksanaan Lebaran Idul Fitri 2021 sejumlah perusahaan dilaporkan belum membayarkan THR kepada para pegawainya. Berdasarkan laporan Posko THR Keagamaan 2021 Kemnaker sejak 20 April hingga 10 Mei terdapat 2.278 laporan, terdiri dari 692 konsultasi THR dan 1.586 pengaduan THR.

Sementara itu, Pemerintah melalui Kemnaker telah mengambil empat langkah merespons laporan soal perusahaan yang tidak membayar THR. Diantaranya verifikasi data internal, koordinasi dengan Disnaker daerah, menurunkan tim pengawas, proses dialog dan kesepakatan penyelesaian.