Agus Harimurti Bikin Komunitas Overlanding Indonesia Buat yang Suka Menjelajah

Dimatadunia.com adalah sebuah website yang membagikan sebuah fakta tentang yang ada di belahan dunia,yang selalu memberikan berita terupdate,sebuah jurnal akan membagikan sebuah cerita yang ada di dunia.sebuah jurnal tidak ada update tentang berita kebohongan dunia,tapi sebuah jurnal akan cerita tentang fakta yang ada di dunia.

Dimatadunia.comKetua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mendirikaan komunitas Overlanding Indonesia pada 30 Desember 2020. Kegiatan komunitas ini adalah touring dan berkemah, menjelajah ke berbagai wilayah Nusantara hingga puncak gunung.

Agus yang hobi berkemah memodifikasi kendaraan hingga menjadi mobil double cabin. Suami Annisa Pohan, ini berkeliling ke berbagai wilayah bersama keluarga dan para sahabat. Agus menyambangi daerah pergunungan berhawa sejuk, bahkan dingin, dengan kabut yang masih tebal.

“Di sana kami berhenti untuk camping,” ucap Agus Harimurti saat berkunjung ke kantor Tempo, Kamis, 15 April 2021. Bersama rombongan, AHY juga melakukan berbagai kegiatan luar ruang, seperti berjalan kaki naik-turun gunung, mencari air terjun sambil mengambil foto, sesekali gowes dengan sepeda gunung, hingga menyalakan api unggun.

“Saya dulu habitatnya di lapangan sebagai seorang prajurit sehingga paling senang, ya, berkegiatan langsung dengan alam,” ujar pria 42 tahun itu. Dalam satu bulan terakhir, Agus dan anggota komunitas itu telah menjelajahi sepuluh gunung di Pulau Jawa, di antaranya lereng Gunung Arjuno di Pasuruan, Jawa Timur; Gunung Ungaran di Semarang; Kaliurang di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta; hingga Pangalengan di Kabupaten Bandung.

Aktivitas di komunitas Overlanding Indonesia sekaligus menjadi cara menjalin konsolidasi dengan para kader Partai Demokrat di daerah. Selain suasana lebih cair, rapat sambil camping juga lebih murah ketimbang menyewa hotel atau gedung.

Terlebih berkegiatan di luar ruang disarankan selama masa pandemi. “Konsolidasi lebih guyub, tidak seperti atasan dengan bawahan. Kami tidurnya di tenda,” tutur Agus Harimurti.