Alasan Land Cruiser Terbaru Jarang Digunakan untuk Off Road

Dimatadunia adalah Berita Terkini, Berita Hari ini, Berita terlengkap, Berita terupdate, yang akan mengupdate berita-berita terbaru setiap harinya tentang Peristiwa, Bisnis, Selebritis, Tekno, Fakta Dunia, Otomotif, Kesehatan, Lifestyle, Properti, Travel dan lain-lainnya.

 

Dimatadunia – SUV premium yang baru saja diluncurkan PT Toyota Astra Motor, all new Land Cruiser, memang memiliki DNA off road yang kental sejak pertama kali diluncurkan.

Karakter bodi yang besar dan agresif, ditambah dengan penggunaan mesin yang cukup buas, membuat banyak orang awalnya meminang mobil ini untuk melakukan adventure.

Namun belakangan ini, all new Land Cruiser jarang sekali dipakai untuk kegiatan off road. Menurut Julian Johan, seorang off roader Tanah Air salah satu alasannya adalah karena desainnya yang saat ini lebih modern membuat pemiliknya enggan untuk bermain kotoran di alam terbuka.

“Jadi, makin ke sini itu Land Cruiser imejnya bukan lagi sebagai mobil off road, tidak seperti Land Cruiser jaman dulu yang memang ditujukan untuk dunia off road banget. Kalau sekarang, memang arahnya sudah lebih mewah untuk mobil bos-bos yang dipakai untuk kerja,” buka Jeje, kepada Liputan6.

Meski demikian, Jeje, berpendapat walaupun identitas all new Land Cruiser sudah modern, tetapi untuk kapabilitas dalam menaklukan medan off road masih sangat bisa diandalkan.

“Tapi sebenarnya gen off road itu masih tetap terus dibawa. Namun memang konsumen di Indonesia mungkin melihatnya mobil seperti ini sayang kalau dibawa untuk off road, jadi kalau bicara kemampuannya, sebenarnya bisa tapi lebih ke arah tega atau enggak tega aja, off road pakai All New Land Cruiser,” tambah Jeje.

Lain lagi dengan kompetitor All New Land Cruiser asal Amerika Serikat, Jeep Wrangler Rubicon. SUV khas negeri Paman Sam ini masih banyak digunakan oleh pemiliknya untuk menerabas medan off road atau hutan sekalipun.

“Beda dengan Rubicon, mobil ini harganya kurang lebih sama, tapi karena imej mobil ini tetap off road banget, maka orang kalau melihat Rubicon dipakai off road, itu adalah hal biasa karena imej adventure yang masih melekat, tidak seperti all new Land Cruiser yang kini kesannya menjadi SUV premium,” jelasnya.

Meskipun kemungkinan All New Land Cruiser ini sangat sedikit digunakan untuk off road, namun Jeje menjelaskan jika pemilik SUV premium ini ingin digunakan untuk adventure, ada modifikasi yang harus dilakukan agar mobil ini lebih proper.

“Kalau misalkan bicara kondisi standar, sudah mumpuni banget untuk off road. Cuma satu saja sebenarnya yang mungkin direkomendasi adalah penggantian bannya dengan menggunakan ban MT. Kalau mengandalkan ban bawaan pabrik, pattern-nya masih terlalu halus dan kurang menghasilkan traksi terhadap medan tanah,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Tidak Benar Pandemi Covid-19 Diperagakan pada Seremonial Pembukaan Pertandingan Sepak Bola Barcelona 1992
Next post Kenali 5 Hal Soal Gangguan Kecemasan yang Kerap di Salah Artikan