6 Fakta Menarik Inter Milan vs Getafe Mimpi Buruk I Nerazzurri di 16 Besar Liga Europa

Dimatadunia.com adalah sebuah website yang membagikan sebuah fakta tentang yang ada di belahan dunia,yang selalu memberikan berita terupdate,sebuah jurnal akan membagikan sebuah cerita yang ada di dunia.sebuah jurnal tidak ada update tentang berita kebohongan dunia,tapi sebuah jurnal akan cerita tentang fakta yang ada di dunia.

Dimatadunia.comInter Milan akhirnya meladeni Getafe pada babak 16 besar Liga Europa. Pertandingan berlangsung di Veltins Arena, Rabu (5/8/2020) atau Kamis dini hari WIB. Duel ini semestinya berlangsung Maret lalu.

Dinamika laga pun berubah. Semula kedua tim bertanding di markas masing-masing. Namun, pandemi Covid-19 menghalangi hal tersebut.

Kini Inter Milan dan Getafe hanya bertarung sekali memperebutkan tempat di babak berikut. Pemenang bakal bertemu Rangers atau Bayer Leverkusen di perempat final.

Setelah menutup Liga Italia di peringkat dua, Liga Europa memberi kesempatan bagi I Nerazzurri untuk menutup 2019/2020 dengan trofi. Sayang mereka diganggu isu negatif terkait masa depan pelatih Antonio Conte.

Hal tersebut dapat merusak konsentrasi Inter Milan. Apalagi Getafe bukan tim yang bisa diremehkan. Mereka sukses menyingkirkan raksasa Belanda Ajax Amsterdam di putaran sebelumnya.

Fakta Menarik

• Inter Milan tampil di Liga Europa dua musim terakhir setelah menempati peringkat tiga fase grup Liga Champions. Musim lalu mereka terhenti di babak 16 usai disingkirkan Eintracht Frankfurt.

• Hasil tersebut menambah nestapa Inter Milan di kompetisi tersebut. Mereka juga tumbang di babak sama pada dua partisipasi sebelumnya, melawan Tottenham Hotspur (2012/2013) dan VfL Wolfsburg (2014/2015).

• Inter Milan tidak pernah meraih kemenangan di Gelsenkirchen, kota lokasi pertandingan melawan Getafe digelar. Mereka imbang sekali dan takluk dua kali melawan Schalke 04, klub kebanggaan kota tersebut.

Fakta Berikutnya

• Inter Milan tampil di Liga Europa dua musim terakhir setelah menempati peringkat tiga fase grup Liga Champions. Musim lalu mereka terhenti di babak 16 usai disingkirkan Eintracht Frankfurt.

• Hasil tersebut menambah nestapa Inter Milan di kompetisi tersebut. Mereka juga tumbang di babak sama pada dua partisipasi sebelumnya, melawan Tottenham Hotspur (2012/2013) dan VfL Wolfsburg (2014/2015).

• Inter Milan tidak pernah meraih kemenangan di Gelsenkirchen, kota lokasi pertandingan melawan Getafe digelar. Mereka imbang sekali dan takluk dua kali melawan Schalke 04, klub kebanggaan kota tersebut.

Perkiraan Pemain

Inter Milan (3-4-1-2): Handanovic; Godin, De Vrij, Bastoni; Candreva, Eriksen, Brozovic, Young; Sanchez; Lukaku, Martinez

Getafe (4-4-2): Chichizola; Suarez, Dakonam, Etxeita, Olviera; Nyom, Arambarri, Maksimovic, Cucurella; Rodriguez, Mata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *